TUGAS 1- Etika & Profesionalisme TSI #

1. Pengertian Etika, Profesionalisme dan ciri khas seorang professional
2. Kode Etik Profesionalisme
3. Ancaman dalam cyber crime dan cyber war
4. IT Forensik dan toolsnya
5. Jelaskan cita – cita di Bidang IT dan alasannya

Jawab
1. Menurut saya dan kesimpulan atas artikel yang saya baca, Etika adalah tingkah laku seorang manusia yang akan menghasilkan suatu objek berupa pandangan baik atau buruk. Pada umumnya etika dapat juga diartikan sebagai kebiasaan suatu adat yang diberlakukan untuk menjadi sebuah pegangan baik untuk kepentingan dirinya maupun kelompok.

Menurut saya dan kesimpulan atas artikel yang saya baca, Profesionalisme adalah kemampuan atas pengerjaan sesuatu yang beroleh suatu bayaran yang wajar sesuai dengan kemampuan dan kemahiran yang dimiliki agar seseorang tadi dapat memenuhi kebutuhan atas kehidupannya

Menurut saya dan kesimpulan atas artikel yang saya baca . Ciri Khas seorang profesionalisme yaitu
1.Seorang profesionalisme itu memiliki ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah
2. Seorang profesionalisme itu peka dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
3. Seorang profesionalisme itu  memiliki keterampilan yang tinggi dalam suatu bidang
4. Seorang profesionalisme itu mahir dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang yang dikerjakan.
5. Seorang profesionalisme itu memiliki sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi
6. Seorang profesionalisme itu tidak hanya terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.
7. Seorang profesionalisme itu memiliki sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya.

2. Kode ETIK
Berdasarkan pengertian yang saya dapat ketika bekerja di salah satu bank swasta, Kode etik profesi merupakan norma/aturan yang harus diindahkan oleh setiap anggota profesi pada saat melaksanakan tugas profesinya, bukan hanya di internal tempat kerja, tetapi lingkungan sekitarpun juga. Norma-norma tersebut juga berisi petunjuk bagi anggota profesi tentang bagaimana melaksanakan profesinya. Bukan hanya itu, dalam kode etik profesi juga terdapat larangan-larangan, yaitu ketentuan-ketentuan tentang apa yang tidak diperbolehkan atau dilaksanakan oleh mereka yang merupakan anggota profesi. Biasanya  berisi tentang tingkah laku anggota profesi dengan pihak intern ataupun ekstern. Jika kita bekerja disuatu perusahaan, pada saat lolos interview ataupun sesudah itu, akan ada briefing khusus mengenai kode etik ini, perusahaan sangat tegas untuk memberlakukannya, karena suatu masalah yang  kecil seperti kode etik ini dapat berakibat fatal (mengakibatkan kerugian) baik dari segi finansial ataupun nama baik perusahaan tersebut. Contoh nyata ketegasan perusahaan dalam kode etik ini yaitu dibuatnya sarana laporan online pada suatu wadah pengaduan di dalam perusahaan tersebut, pengaduan bisa dilakukan secara online ataupun offline. Online pada website, offline langsung ke ruangan pengaduan tersebut,. Perusahaan sangat menjaga diri indentitas sang pelapor. Kalaupun memang sangat dibutuhkan identitas sang pelapor, akan ada tindak lanjut berupa persetujuan dari pihak perusahaan kepada pelapor


3. Berbicara masalah ancaman cyber crime dan cyberwar, keduanya merupakan ancaman serius suatu individu,kelompok bahkan Negara. Dapat kita lihat contoh dari cyber crime yaitu Cyberbullying, cyberbullying masalah dalam perkembangan teknologi komunikasi. Pada kondisi sekarang, hal tersebut didefinisikan sebagai sebuah perbuatan menyakiti yang disengaja dan diulang-ulang melalui penggunaan komputer, telepon selular dan peralatan elektronik lainnya yang dilakukan oleh sekelompok orang atau individu dimana seseorang yang menjadi korban tidak bisa membela dirinya sendiri. Tujuannya adalah untuk mempermalukan, mengolok-olok, mengancam,mengintimidasi dalam rangka menegaskan kekuasaan dan kontrol atas korban tersebut. Bullying selalu saja berurusan dengan penyalahgunaan kekuatan atau kekuasaan. Contoh pada saat ini di Negara kita, banyak info hoax khususnya yang sedang hangat saat ini dalam ranah politik, untuk medapatkan kekuasaan, banyak pihak pihak yang bekerjasama untuk menjatuhkan kekuasaan seseorang. Pada ancaman cyber war juga lebih berbahaya dari pada perang nyata, saya mengambil contoh REVOLUSI Melati (afrika utara dan timur tengah), sebuah revolusi yang tujuannya untuk menjatuhkan pemimpin mereka, revolusi ini dianggap sungguh cantik, berlaku secara spontan, tanpa arahan, tanpa pemimpin, dan tanpaorganisasi. tapi tidak semua negara berhasil menumbangkan kediktatoran pemimpinya. salah satunya yang berhasil menumbangkan pemimpinya adalahyang telah terjadi di Tunisia dengan presidenya,pada saatitu. Revolusi itu juga dikatakan revolusi bukan islam karena penunjuk perasaancitu datangnya dari perbagai lapisan dan golongan, daripada ibu ibu miskin, Peran media pada saat itu sangat berpengaruh penting terhadap aktivitas rakyat dalam menumbangkan presidenya. salah satu peristiwanya adalah mengenai salah satu pedagang sayur yang melakukan protes kepada pemerintahan dengan cara membakar dirnya sendiri, yang cepat menyebar melalui dunia maya. Sehingga mengakibatkan masyarakat Tunisia mulai berapi api dalam melakukan demonstrasi besar besaran.  Andai media internet tak ada, barangkali revolusi itu tak akan pernah menyebar ke negara-negara lain dengan begitu cepat. Itulah salah satu kekhawatiran China. untuk menghadapi perang cyber, China telah membangun pasukan khusus yang disebut sebagai Tentara Biru, tugas utamanya adalah memperkuat ketahanan China di dunia maya. Bahkan China telah menggelar latihan perang untuk mewujudkan hal itu. Senjata yang digunakan adalah virus dan spam dalam jumlah besar. Dan pada saat ini Pemerintah Indonesia juga berencana membuat badan khusus yang mengurusi Cybercrime dan CyberWar ini. Tapi hal ini masih menimbulkan pro dan kontra karena ada kemungkinan rencana tersebut dimungkinkan masuknya mata mata dari pihak luar yang memanfaatkan pemberian bantuan untuk jaringan telekomunikasi di Indonesia


4. IT Forensik adalah Metode yang menggunakan software dan tool untuk mengekstrak dan memelihara barang bukti tindakan kriminal yang berfungsi sebagai bukti atau fakta dalam suatu kejadian tertentu. Saya pernah mendengar cerita dari teman yang bekerja disana, contoh pekerjaan sederhana nya yaitu ketika ada seseorang meninggal dunia di jalan dan dia tidak membawa identitas dirinya, ia hanya membawa telfon pintarnya, IT forensic dapat mengidentifikasi telfon pintarnya meskipun diberi kode/password yang sulit ataupun percakapan yang sudah dihapus sebelum ia meninggal dunia bisa diindentifikasi lewat telfonnya tersebut. Kurang lebih seperti itu. Berikut toolsnya IT Forensik:

1) lThe Coroner Toolkit - Dan Farmer & Wietse Venema , www.porcupine.org/forensics/tct.html
2) lByte Back – oleh TechAssist, www.toolsthatwork.com/byteback.htm
3) lDriveSpy – www.digitalintelligence.com/software/disoftware/drivespy/
4) lEnCase – oleh Guidance Software, http://www.encase.com/
5) lForensic ToolKit – http://www.accessdata.com/
6) lMaresware Suite – http://www.dmares.com/
7) lDrive Image Pro - PowerQuest
8) lLinux "dd" -  Red Hat
9) lNorton Ghost 2000 - Symantec
10) lSafeBack - New Technologies
11) lSnapBack DatArrest oleh Columbia Data Products

5. Cita-Cita : Saya ingin menjadi CEO Digital Agency. Saya sangat tertarik dengan dunia digital, saya ingin bantu mengembangkan digital di Indonesia agar tidak kalah dengan Negara maju lainnya, langkah yang saya ambil dari bidang IT ini adalah sebuah dasar bagaimana saya dapat mengetahui sebuah media itu dibuat dari suatu system yang terdiri sebuah kode dan citra. Dari dasar IT saya dapat belajar bagaimana digital itu bisa berfungsi serta diterima oleh orang banyak. Jika kemampuan saya terus bertambah saya akan membuat system untuk bisa membuat produk digital buatan saya sendiri dan semoga bisa dipasarkan bukan hanya internal di Negara saya sendiri, tetapi juga Eksternal khususnya Negara berkembang. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TOOLS AUDIT

Audit TI merupakan suatu proses kontrol pengujian terhadap infrastruktur teknologi informasi dimana berhubungan dengan masalah audit finansial dan audit internal. Audit TI lebih dikenal dengan istilah EDP. Biasanya digunakan untuk menguraikan dua jenis aktifitas yang berkaitan dengan komputer. Jenis aktivitas ini disebut sebagai auditing melalui komputer. Penggunaan istilah lainnya adalah untuk menjelaskan pemanfaatan komputer oleh auditor untuk melaksanakan beberapa pekerjaan audit yang tidak dapat dilakukan secara manual. Jenis aktivitas ini disebut audit dengan komputer.

Audit TI merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Behavioral Science. Audit TI bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi faktor-faktor ketersediaan (availability), kerahasiaan (confidentiality), dan keutuhan (integrity) dari sistem informasi organisasi

Selain COBIT, terdapat beberapa tools lain yang digunakan untuk melakukan audit teknologi informasi, yaitu sebagai berikut :

1. ACL (Audit Command Language)

Merupakan perangkat lunak dalam pelaksanaan audit yang di design khusus untuk melakukan analisa data elektronik suatu perusahaan dan membantu menyiapkan laporan audit secara mudah dan interaktif. ACL dapat digunakan untuk user biasa atau yang sudah ahli.

2. Picalo

Picalo adalah perangkat lunak yang dapat digunakan untuk melakukan analisa data yang dihasilkan dari berbagai sumber. Picalo dikemas dengan GUI (Graphis User Interface) yang mudah digunakan, dan dapat berjalan di berbagai sistem operasi.

3. Powertech Compliance Assessment

Powertech Compliance Assessment merupakan automated audit tool yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark user access to data, public authority to libraries, user security, system security, system auditing dan administrator rights (special authority) sebuah serverAS/400.

4. Nipper

Nipper merupakan audit automation software yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark konfigurasi sebuah router.
Nipper (Jaringan Infrastruktur Parser) adalah alat berbasis open source untuk membantu profesional TI dalam mengaudit, konfigurasi dan mengelola jaringan komputer dan perangkat jaringan infrastruktur.

5. Nessus

Nessus merupakan sebuah vulnerability assessment software, yaitu sebuah software yang digunakan untuk mengecek tingkat vulnerabilitas suatu sistem dalam ruang lingkup keamanan yang digunakan dalam sebuah perusahaan

6.  Metasploit

Metasploit merupakan perangkat lunak yang dapat membanttu keamanan dan sifat profesionalisme teknologi informasi seperti melakukan identifikasi masalah keamanan, verifikasi kerentanan, dapat melakukan scanning aplikasi website, dan rekayasa sosial.

7.  NMap (Network Mapper)

NMap bersifat open source yang digunakan untuk audit dalam hal keamanan. Sistem dan administrator menggunakan perangkat lunak ini sebagai persediaan jaringan, mengelola jadwal layanan untuk upgrade, jenis firewall apa yang sedang digunakan, dan lain-lain. NMap berjalan pada semua sistem operasi dan paket biner seperti Linux, serta dapat melakukan transfer data secara fleksibel.

8.  Wireshark


Wireshark adalah jaringan terkemuka pada analyzer protocol. Perangkat ini dapat membantu dalam melakukan penangkapan dan interaksi dalam penelusuran lalu lintas yang berjalan pada jaringan komputer.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

COBIT

Control Objective for Information & Related Technology (COBIT) adalah sekumpulan dokumentasi best practice untuk IT Governance yang dapat membantu auditor, pengguna (user), dan manajemen, untuk menjembatani gap antara resiko bisnis, kebutuhan kontrol dan masalah-masalah teknis IT (Sasongko, 2009).

COBIT didasari oleh analisis dan harmonisasi dari standar teknologi informasi dan best practices yang ada, serta sesuai dengan prinsip governance yang diterima secara umum. COBIT berada pada level atas yang dikendalikan oleh kebutuhan bisnis, yang mencakupi seluruh aktifitas teknologi informasi, dan mengutamakan pada apa yang seharusnya dicapai dari pada bagaimana untuk mencapai tatakelola, manajemen dan kontrol yang efektif. COBIT Framework bergerak sebagai integrator dari praktik IT governance dan juga yang dipertimbangkan kepada petinggi manajemen atau manager; manajemen teknologi informasi dan bisnis; para ahli governance, asuransi dan keamanan; dan juga para ahli auditor teknologi informasi dan kontrol. COBIT Framework dibentuk agar dapat berjalan berdampingan dengan standar dan best practices yang lainnya

COBIT bermanfaat bagi manajemen untuk membantu menyeimbangkan antara resiko dan investasi pengendalian dalam sebuah lingkungan IT yang sering tidak dapat diprediksi bagi user, ini menjadi sangat berguna untuk memperoleh keyakinan atas layanan keamanan dan pengendalian IT yang disediakan oleh pihak internal atau pihak ketiga. Sedangkan bagi auditor untuk mendukung memperkuat opini yang dihasilakn dan memberikan saran kepada manajemen atas pengendalian internal yang ada

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TUGAS 3 PENGANTAR TELEMATIKA

    1. Jelaskan bagaimana proses komunikasi antara user dengan mesin (perangkat telekomunikasi dan computer) sehingga user dapat mengakses layanan telematika!
      2. Apa fungsi dasar hukum (UU ITE) yang digunakan apabila ada penyalahgunaan dalam layanan telematika, jelaskan!
      3.  Jelaskan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan layanan telematika!

Jawab:

1,Proses komunikasi antara user dengan mesin yaitu melalui sebuah rancangan interface yang dapat berinteraksi dengan user. Interaksi user dengan perangkat telekomunikasi adalah melalui sebuah interface yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat berinteraksi dengan komputer, sehingga manusia dalam mengoperasikan komputer dan mendapatkan berbagai umpan balik yang  diperlukan selama bekerja pada sebuah sistem komputer. Mengapa kita harus ada user inface yang user friendly? karena lebih cepat dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. serta dapat membuat waktu pengerjaannya lebih cepat dan tidak membutuhkan banyak biaya dalam membuat suatu pekerjaan. Dengan kemudahan itu user dapat mengakses layanan telematika


2.Fungsinya sebagai rambu-rambu hukum mengatur tentang transaksi dan informasi elektronik (UU No.11 Tahun 2008 yang disebut sebagai UU ITE). Hal yang mendasar dari UU ITE ini sesungguhnya merupakan upaya mengakselerasikan manfaat dan fungsi hokum (peraturan) dalam kerangka kepastian hukum. Dengan UU ITE diharapkan seluruh persoalan terkini berkaitan dengan  aktivitas di dunia maya dapat diselesaikan dalam hal terjadi persengketaan dan pelanggaran yang menimbulkan kerugian dan bahkan korban atas aktivitas di dunia maya. Oleh karena itu UU ITE adalah perlindungan kepada seluruh masyarakat dalam rangka menjamin kepastian hokum khususnya kegiatan berbasis elektronik.

3.Faktor moral
-User merupakan faktor utama terjadinya penyalahgunaan telematika. Para user yang tidak bertanggung jawab tidak jarang memanfaatkan fasilitas layanan telematika untuk melakukan cybercrime ataupun penyalahgunaan yang lain.
-Faktor pengaruh lingkungan
Lingkungan sekitar menjadi hal yang penting dalam terpengaruhnya individu / seseorang terhadap etika yang dibentuk. Lingkungan yang memberikan pergaulan buruk, sudah pasti akan mempengaruhi individu yang ada didalamnya.
-Faktor pengawasan dan pendidikan
Lemahnya pengawasan dan pendidikan yang diberikan orang tua dan guru juga menjadi penyebab terjadi penyalahgunaan ini, hal ini menyebabkan adanya kesempatan bagi seseorang untuk menyalahgunaan layanan telematika.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TUGAS 2 PENGANTAR TELEMATIKA



Soal :

1. Jelaskan peranan jaringan komputer yang berkaitan dengan bagian telekomunikasi pada layanan telematika! 
2. Sebutkan dan jelaskan aplikasi apa saja yang bermunculan dengan semakin luasnya jangkauan telekomunikasi dan semakin banyaknya perangkat telekomunikasi!
3. Berikan contoh proses yang berkaitan dengan arsitektur client-server dan arsitektur peer-to-peer pada layanan telematika!

Jawab

1. Jaringan komputer merupakan hubungan antara dua atau lebih perangkat komputer yang saling berhubungan antara satu dan yang lain, dengan adanya jaringan komputer proses komunikasi bisa dilakukan dengan mudah dan bisa dimanapun, Berikut ini adalah peranan jaringan komputer yang berkaitan dengan bagian telekomunikasi:


  • Jaringan komputer memberikan akses kepada pengguna untuk mempermudah pembayaran bulanan misal Pembayaran tagihan listrik , air dan telepon dengan menggunakan mesin atm
  • Jaringan komputer memberikan informasi yang cukup terupdate dengan adanya jaringan komputer penyebaran informasi semakin meluas mulai dari ruangan saja sampai seluruh dunia
  • Jaringan komputer memberika e-learning atau elektronik learning ( Pembelajaran melalui Elektronik ) dimana murid sekolah sekarang bisa mengakses apa saja yang ia pelajari disekolah melalui internet jika tidak mengetahui jawaban yang ada dibuku maka bisa dicari melalui internet

2. Menurut saya dengan semakin luasnya jangkauan telekomunikasi dan semakin banyaknya perangkat telekomunikasi ini banyak aplikasi yang membantu manusia di generasi millenial ini, saat ini  ada beberapa aplikasi yang dapat kita bagi menjadi kedalam beberapa kategori yaitu, aplikasi berbasis chatting, media sosisal, dan file sharing, contoh aplikasi berbasis chatting yaitu: whatsapp, BBM, Selanjutnya contoh aplikasi berbasis media social yaitu: Facebook, lalu yang terakhir aplikasi berbasis file sharing yaitu: Dropbox, mediafire, dll.


3. Pada telematika terdapat arsitektur client-server dan peer-to-peer berikut adalah contoh proses untuk keduanya.


  • Client-server
Client server merupakan sebuah konsep jaringan komputer dimana ada satu komputer yang menjadi server yang bertugas memberikan izin akses kepada komputer yang terhubung ke dalam jaringan tersebut atau yang biasa disebut client, contoh : warnet, prosesnya yaitu: Komputer server dipegang oleh admin / penjaga dan clientnya adalah komputer yang akan disewakan , pada saat ada seseorang ingin meminjam atau menyewa komputer tersebut maka harus melalui admin terlebih dahulu untuk membayar sewanya dan jika si peminjam melakukan hal aneh maka si admin bisa saja langsung stop waktu penyewaan atau mematikan koneksinya dari siserver



  • Peer-to-peer
Peer to peer merupakan konsep dimana interaksi dilakukan antara pengguna ke pengguna yang akan saling berinteraksi, semisal pada aplikasi file sharing. Peer-to-peer network itu sendiri merupakan sebuah jaringan yang didalamnya terdiri dari beberapa komputer dan biasanya jaringan jenis ini hanya terdiri tidak lebih dari 10 komputer serta 1 atau 2 printer. dalam sebuah jaringan peer to peer tidak ada komputer yang difungsikan khusus misalnya salah satu digunakan sebagai server dan yang lainnya di gunakan sebagai client, sistem jaringannya pun hanya mengutamaan pada penggunaan program, printer atau data secara bersama - sama. setiap user bertanggung jawab terhadap resource komputer mereka dengan cara pembuatan nama user, membuatan share data dan juga memberi ijin untuk mengakses data yang di shere tersebut. tiap - tiap user juga bertanggung jawab mengenai backup data pada masing - masing komputer yang mereka pegang.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TUGAS 1 PENGANTAR TELEMATIKA


Soal

1.      Jelaskan peranan Telematika dalam penyampaian informasi dalam kehidupan sehari-hari! Berikan contohnya dalam bidang pendidikan!
2.      Sebutkan dan jelaskan komponen-komponen apa saja yang menunjang layanan telematika!
3.      Sebutkan hal-hal apa saja yang didapat dari perkembangan layanan telematika, jelaskan!
4.      Bagaimana menghindari dampak negatif dari perkembangan telematika? Jelaskan!

Jawaban

1.      Telematika merupakan sarana  komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik yang mempengaruhi perkembangan penyampaian informasi. Informasi dapat di transmisikan ke berbagai tempat dalam waktu singkat. Dengan telematika  penyampaian informasi dari berbagai belahan dunia tidak mengenal jarak dan waktu. Contohnya yaitu  seseorang dapat dengan mudah mendapatkan informasi yang diinginkan hanya dengan mencarinya melalui komputer yang terhubung dengan internet. Internet adalah sarana paling utama dan paling banyak digunakan dalam penyampaian informasi saat ini, selanjutnya diikuti oleh TV, Radio dan Surat Kabar. Informasi mudah menyebar dengan cepat melalui sarana internet terutama pengguna handphone dan komputer dengan akses internet, Social Media juga ikut berpengaruh besar dalam penyebaran informasi.adapun manfaat telematika dalam bidang pendidikan yang telah banyak menyediakan layanan untuk mempermudah pembelajaran diantaranya:

  • E-Learning (Pembelajaran Digital) : Pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh dengan media internet berbasis web atau situs. Hadirnya e-learning menjadikan proses belajar mengajar lebih variatif dan efisien
  • E-Laboratoty (Laboratorium Elektronik) : Sistem laboratorium multimedia dapat difungsikan sebagai media pengajaran interaktif dan sistem pengajaran jarak jauh.
  • E-Library (Perpustakaan Digital) : Perpustakaan yang menyimpan data baik itu buku (tulisan), gambar, suara dalam bentuk file elektronik dan mendistribusikannya dengan menggunakan protokol elektronik melalui jaringan komputer. Pelajar dapat mengakses informasi seputar materi pembelajaran dengan lebih cepat
  •  E-Mail (Pesan Elektronik) : Fasilitas atau aplikasi yang digunakan untuk surat-menyurat. Dengan e-mail, guru maupun siswa dapat mengirimkan data maupun berbagi informasi satu sama lain dengan efisien dan biaya yang relatif murah.


2.      Berikut Komponen Penunjang Layanan Telematika:

  • Content, yaitu substansi dari data yang dapat merupakan output/input dari penyelenggaraan sistem informasi yang disampaikan kepada publik. 
  • Community, yaitu masyarakat sebagai pelaku intelektual.
  • Computing, yaitu suatu sistem pengolah informasi yang berbasiskan sistem komputer yang merupakan computer network yang efisien, efektif dan legal.
  • Comunnication, yaitu keberadaan sistem komunikasi dari sistem interconnection, global interpersonal, computer network.


3.      Dalam perkembangan layanan telematika terdapat 2 HAL, yaitu positif & negatif. 

        Dampak Positif (+) : 
 
  • Terbukanya pelayanan masyarakat berbasis digital seperti E-Government
  • Berkembangnya sarana dibidang perdagangan, ditandai dengan munculnya toko-toko online (E-commerce).
  • Berkembangnya hasil kerja satelit berupa GPS (Global Position System) dsb.
  • Penghematan transportasi dan bahan bakar (biaya)
  • Menyediakan banyak pilihan sarana telekomunikasi
  • Ketersediaan teknologi internet yang dapat mempermudah perolehan informasi dengan cepat
       
        Dampak Negatif (-) :
 
  • Membuat manusia menjadi makhluk unsocial, tidak bersosialisasi secara langsung melainkan hanya dengan teknologi atau dunia maya kita mengenal orang satu sama lain tanpa bersosialisasi.
  • Maraknya tindakan kejahatan menggunakan media internet
  • Penyebaran virus atau penipuan yang menggunakan e-mail sebagai penyebaran informasi
  • Semakin mudahnya membuka informasi maka penyaringan terhadap konten-konten dewasa yang mudah dilakukan bagi anak di bawah umur.

4.      Cara menghindari dampak negatif:

 
  • Sebaiknya pengguna (pelaku) pandai memilah pengembangan iptek yang ada pada saat ini. Maksudnya pilihlah Tekhnologi yang banyak memberikan dampak positif bagi kehidupan, jangan yang sebaliknya.
  • Pentingnya pengawasan ketika sedang melakukan pembelajaran dengan teknologi informasi
  • Memberikan pengajaran etika terhadap anak-anak di bawah umur, agar tertanam akhlak dan etika yang bagus pada anak tersebut.
  • Peran pemerintah sebagai pengendali sistem-sistem informasi yang seharusnya lebih jeli dan menyaring serta memberikan batasan terhadap apa yang dapat di akses oleh masyarakatnya di dunia maya.
  • Tidak lepas peran dari masing-masing individu, yaitu kesadaran dari tiap-tiap individu dalam penggunaan konsep Telematika tersebut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS